Jumat, 11 Agustus 2017

Mengurus Surat Sehat di RSUD Sleman - Agustus 2017


Beberapa waktu yang lalu saya mengurus surat sehat dari RSUD Sleman. Ada hal yang berbeda pada prosedurnya, yaitu menjadi semakin mudah. Dahulu saya pernah mengurus surat yang sama pada bulan Juli 2017, dan saya ceritakan caranya di sini.

Kali ini, pada bulan Agustus 2017, saya mengurus surat sehat yang terdiri dari:
1. Surat Keterangan Sehat Jasmani
2. Surat Keterangan Sehat Rohani
3. Surat Keterangan Bebas NAPZA

Maka, berikut prosedur mudahnya:
1. Siapkan Kartu Pasien (berwarna biru atau merah) bagi Anda yang pernah berurusan ke RSUD Sleman, atau jika belum pernah, langsung saja ke RSUD dengan membawa identitas diri seperti KTP. Jangan lupa sediakan uang cash dari rumah sekitar Rp. 300.000,00.

2. Saran saya, datanglah pagi-pagi, karena mengantisipasi panjangnya antrian. Jam 07.30 WIB adalah waktu yang pas untuk mulai mengurus surat sehat Anda. Saya datang pukul 08.00 sudah mendapatkan antrian sekitar 10 orang. Bayangkan jika semakin siang. Pertimbangkan pula lamanya mengurus uji lab nantinya. 😀

3. Parkirkan kendaraan Anda di basement, atau ikuti petunjuk petugas satpam.

4. Segeralah menuju Meja Informasi pada bagian Lobby terdepan. Utarakan maksud Anda dan Anda akan diberikan secarik kertas nomor antrian.

5. Menuju ke Ruang Pendaftaran. Anda wajib menunggu sesuai antrian. Jika sudah dipanggil, Anda menuju ke Loket 5. Utarakan kembali maksud Anda secara detail sebab pada bagian inilah, kemana saja Anda harus pergi akan dijelaskan oleh petugasnya. Untuk urusan surat sehat, Anda akan diarahkan ke Klinik Jiwa di sebelah selatan Loket 5. Petugas akan memberikan Anda, satu bendel berkas.

6. Menuju ke Klinik Jiwa. Segera masuk saja ke dalam ruangan dan temui petugas di samping kanan. Anda akan ditanya dengan pertanyaan yang sama saat di Loket 5. Serahkan semua berkas, dan petugas akan memilah-milahnya. Setelah petugas memeriksa berkas, maka Anda akan diberi:
- Soal dan lembar jawab Tes Woodworth
- Surat rujukan ke Lab, untuk tes NAPZA
- Kuisioner tentang NAPZA dan Miras
- Nota GCU

7. Anda akan diarahkan langsung ke Laboratorium. Lokasi Lab ini terletak di belakang ruang tunggu pendaftaran, tepat di samping Loket Bank BPD DIY lantai 1. Letakkan surat rujukan ke dalam keranjang bertuliskan "Pendaftaran" yang ada di loket Lab, dan tunggu untuk dipanggil. Sembari menunggu, kerjakan Soal Woodworth ke lembar jawab yang sudah disediakan dan juga kerjakan Kuisioner NAPZA dan Miras. Anda menunggu di Lab ini untuk dipanggil dan diberikan wadah urin bertutup merah. Begitu Anda mendapatkan wadah urin, Anda dapat mencari toilet di sebelah utara Lab. Jangan terlalu banyak urin yang Anda ambil, cukup 1/3 wadah. Setelah itu, Anda kembali ke Lab dan letakkan sampel urin Anda pada keranjang "Sampel Urin" yang tersedia. Sampai tahap ini, Anda hanya memegang berkas:
- Soal dan lembar jawab Tes Woodworth
- Kuisioner tentang NAPZA dan Miras
- Nota GCU

8. Soal Woodworth dan Kuisioner sudah selesai Anda kerjakan? Jika sudah, kembalilah ke Klinik Jiwa untuk menyerahkan kedua berkas tersebut. Sampai urusan selesai di Klinik Jiwa ini, Anda hanya akan memegang:
- Nota GCU

9. Anda wajib ke Kassa di lantai 2, untuk mendapatkan nota tagihan. Serahkan nota GCU yang Anda bawa ke loket. Petugas akan membuatkan nota tagihan baru yang sudah tertera biaya yang harus Anda bayarkan. Untuk standar biaya pengurusan surat sehat ini (per Agustus 2017):
- Biaya Laborat (Uji Sampel Urin), Rp 114.000,00
- Biaya General Check Up (GCU), Rp 126.500,00
TOTAL Rp 240.500,00

10. Anda bisa menuju Loket Bank BPD DIY di lantai 2 (tidak perlu ke lantai 1), untuk membayarkan biaya sesuai nota tagihan. Sampai pada tahap ini, berkas Anda terdiri:
- Nota GCU (mungkin dikembalikan kepada Anda dari Kassa)
- Kuitansi Pembayaran Lunas

11. Selesai dari Loket Bank BPD, Anda kembali ke Lab lagi untuk menerima hasil Lab. Begitu Anda menerima, segeralah menuju Ruang Medical Check-Up tepat di samping Lab.

12. Di Ruang Medical Check-Up, Anda akan diperiksa oleh dokter umum (untuk Surat Sehat Jasmani) dan dokter spesialis (untuk Surat Sehat Rohani dan Surat Bebas NAPZA Miras). Jika sudah selesai, Anda akan membawa pulang:
- Surat Keterangan Sehat Jasmani
- Surat Keterangan Sehat Rohani
- Surat Keterangan Bebas NAPZA
- Hasil Lab
- Kuitansi Pembayaran Lunas

Selesai sudah Anda mengurus surat sehat yang Anda perlukan. Mungkin kebutuhan Anda bisa lebih banyak dari yang saya ceritakan disini. Mungkin Anda memerlukan rontgen (untuk periksa TBC), dan yang lainnya. Bahkan mungkin Anda tidak memerlukan tes NAPZA sehingga prosedur lebih simpel. Namun biar bagaimanapun, saya memilih RSUD Sleman adalah karena (1) saya berdomisili KTP di Sleman, dan (2) dari segi biaya, jauh-jauh lebih terjangkau daripada ke RSUP Dr. Sardjito.

Semoga bermanfaat.

Kamis, 03 Agustus 2017

Mengurus SKCK di Polres Sleman


Pada beberapa waktu yang lalu saya menulis pengalaman mengurus surat-surat kesehatan sebagai salah satu syarat pendaftaran beasiswa. Berikut ini, saya akan menuliskan pengalaman saya mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian alias SKCK.

Saya membutuhkan SKCK untuk mendaftarkan diri pada formasi dosen non-PNS di Universitas Gadjah Mada. Menurut daftar persyaratan yang saya terima memang tidak ada keterangan untuk kebutuhan SKCK. Namun, saya akhirnya memutuskan untuk membuatnya dengan dalih, (1) siapa tahu diperlukan, karena biar bagaimanapun SKCK dewasa ini merupakan kewajiban bagi para pencari pekejaan, (2) saya bisa latihan mengurusnya jika suatu saat harus mengurus dengan waktu yang mendesak, (3) saya punya cukup waktu luang... 😅

Akhirnya, saya bertanyalah kesana kemari, ke polsek, dan kemudian saya tahu keribetannya dan cara terefektif bin legal untuk mengurus semuanya.

Saya mengurus SKCK di Polres Sleman. Kantor kepolisian harus setingkat kabupaten karena untuk keperluan mencari kerja di tingkat pemerintah (baca: PNS dan seakar-akarnya), tidak boleh hanya sekadar Polsek (setingkat kecamatan). Selain itu, peralatan yang menunjang untuk SKCK juga mungkin tidak memadai.

Berikut langkah-langkahnya, mengurus SKCK di Polres Sleman (mungkin di polres lain berbeda kebutuhannya):

1. Hal yang harus disiapkan dari rumah:
- Surat pengantar dari Kantor Kelurahan (untuk mengurus ini, harus punya surat pengantar dari Dukuh* tempat tinggal Anda).
- Fotokopi KTP 2 lembar
- Fotokopi KK 1 lembar
- Fotokopi Akta Kelahiran 1 lembar
- Pasfoto Berwarna Background Merah 5 lembar
(Pasfoto yang digunakan untuk kepolisian harus berlatar merah, walaupun foto Anda pada KTP berlatar biru).
- Uang receh yang cukup (untuk fotokopi) dan Rp 30.000,00 pas (untuk SKCK).

2. Datang pagi-pagi ke Polres Sleman. Loket buka secara normal pukul 08.00 WIB, sebab pagi-pagi biasanya para petugas masih apel pagi. Namun, karena ini kantor yang melayani masyarakat umum, semakin pagi semakin baik karena terkadang antri cukup banyak.

3. Parkir motor di area parkir motor, atau mobil di halaman gedung (minta petugas parkir untuk mengarahkan).

4. Langsung menuju ke Bagian Sidik Jari (INAFIS) di sebelah selatan gedung pembuatan SIM. Di bagian ini, yang diperlukan adalah 1 lembar FC KTP dan 1 pasfoto merah. 
- Berikan dua hal itu kepada petugas. 
- Begitu diberikan, nanti Anda langsung diberi kartu formulir sidik jari. 
- Isi dengan sebisanya data-data yang diperlukan, termasuk ciri-ciri fisik Anda.
- Setelah selesai, baru dikumpulkan lagi ke petugasnya. 
- Tak berselang kemudian, akan dipanggil untuk dimintakan cap sidik jari. Ada petugas yang memandu itu sehingga jangan bingung.
- Selesai pengecapan, cuci tangan Anda dan kartu formulir akan diproses.
- Anda tinggal menunggu untuk dipanggil dan diberi Kartu Rumus Sidik Jari.
- Pada bagian ini, petugas akan mengatakan "biaya seikhlasnya", jangan beri apapun, cukup terimakasih. Menurut saya, ini termasuk pungli alias gelap yang saya temukan di Polres Sleman (walau berkedok seikhlasnya).

5. Lalu bersegeralah ke tempat fotokopi yang berada di sebelah utara gedung pembuatan SIM. Ada fotokopi di samping warung (kantin) kecil. Lokasinya persis di sebelah timur gedung ujian tulis SIM. Dari sini, siapkan 1 lembar fotokopi Kartu Rumus Sidik Jari.

6. Anda masih punya:
- Surat pengantar dari Kantor Kelurahan
- Fotokopi KTP 1 lembar
- Fotokopi KK 1 lembar
- Fotokopi Akta Kelahiran 1 lembar
- Pasfoto Berwarna Background Merah 4 lembar
- ditambah Fotokopi Kartu Rumus Sidik Jari 1 lembar

7. Bersegeralah ke bagian Pelayanan SKCK, yang terletak di gedung depan (sebelah barat parkir motor, dekat pintu gerbang masuk kompleks Polres - akan ada tulisan petunjuknya besar).

8. Begitu sampai di loket,
- Serahkan semua berkas yang Anda pegang tadi.
- Petugas akan memeriksa dan memberikan 1 bendel formulir dan biaya resmi sebesar Rp 30.000,00.
- Isikan secara lengkap sampai akhir, walaupun jawabannya "Tidak ada" atau "Tidak pernah".
- Serahkan kembali bendel formulir yang sudah terisi kepada petugas dan kemudian menunggu panggilan.
- Anda akan dipanggil untuk mendapat SKCK asli, dan akan diminta memfotokopi untuk legalisir sekalian.

Pada tahap ini, sebetulnya Anda sudah bisa pergi. Namun, tidak ada salahnya jika Anda melegalisir sekalian. Silakan menuju tempat fotokopi yang tadi dan kembali lagi ke Bagian Pelayanan SKCK.

Sekian.

*p.s. Untuk surat pengantar dari Dukuh, siapkan KTP dan KK untuk didata nomornya oleh RT/Dukuh.